“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33) * Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(QS Yusuf: 108)

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label akhlak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhlak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2022

MEMBERI MAAF KEPADA ORANG YANG MENYAKITI

Ibnul Qayyim rahimahulloh berkata: 
"Orang yang pernah berbuat buruk kepadamu kemudian datang untuk minta maaf, maka sesungguhnya sifat tawadhu akan mendorongmu untuk memaafkannya dan engkau pasrahkan isi hatinya kepada Allah"
Tahdzibul Madarij 2/687
   
‏قال ابن القيم    رحمه الله :
من أساء إليك ثم جاء ليعتذر،
 فإن التواضع يوجب عليك قبول معذرته،
وتكِلّ سريرتهُ إلى الله تعالى.
📙تهذيب المدارج (٢/٦٨٧)
https://twitter.com/rtwett_tm/status/1551652025208815618?t=W8f4Hwo4TEEiEQZpm9X1Aw&s=19

Jumat, 08 Juli 2022

MANUSIA YANG PALING BURUK

Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda:
إن شر الناس منزلة عند ﷲ يوم القيامة
من ودعه أو تركه الناس اتقاء فحشه
"Sesungguhnya orang yang paling buruk  di sisi Allah pada hari kiamat adalah orang yang dijauhi atau ditinggalkan manusia karena takut keburukannya" (HR Muslim)

Al Alamah Abdul Muhsin Al Abbad hafidzahulloh berkata :
"Dia bermulut keji dan menghina orang lain sehingga orang-orang pun berusaha menjauhinya dan menghindari berurusan dengannya sebab dia akan menyakiti mereka"
Syarah Sunan Abu Dawud

‏قالﷺ:
(( إن شر الناس منزلة عند ﷲ يوم القيامة
من ودعه أو تركه الناس اتقاء فحشه ))
رواه مسلم
---------
قال العلامة عبد المحسن العباد:
( عنده بذاءة في اللسان وعنده تطاول على الناس، فالناس يحرصون على أن يتخلصوا منه ولايدخلون معه في مصادمات، ﻷنه يؤذيهم )
شرح سنن أبي داود

https://twitter.com/ALSALAFYY/status/1543253404629213186?t=_HP0NbCT7ETY5BiyEfrlcA&s=19

Senin, 27 Juni 2022

SEDEKAH YANG PALING UTAMA ADALAH NAFKAH UNTUK KELUARGA

Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- berkata:

"Sebagian orang berinfaq untuk keluarganya akan tetapi dia tidak merasa bahwa ia sedang mendekatkan diri kepada Allah dengan infaqnya itu. Seandainya ada orang miskin yang datang lalu dia memberikan satu riyal kepadanya maka dia merasa telah mendekatkan diri kepada Allah dengan infaqnya ini. Padahal shodaqah wajib untuk keluarga itu lebih utama dan lebih besar pahalanya"

Syarah Riyadhus Sholihin 4/389.

بعض الناس ينفق على أهله ، ولكنه لا يشعر بأنه يتقرب إلى الله بهذا الإنفاق ، و لو جاءه مسكين و أعطاه ريالاً واحداً يشعر بأنه متقرب إلى الله بهذه الصدقة ، و لكن الصدقة الواجبة على الأهل أفضل و أكثر أجراً .


📖 (شرح رياض الصالحين 389/4)

#ابن_عثيمين


https://twitter.com/binothaimeen/status/1541609401097883649

#mintobasuki #santrimintobasuki

PEMBERANI ADALAH ORANG YANG KOKOH HATINYA

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahulloh berkata: 
"Keberanian itu bukanlah badan yang kuat. Terkadang ada orang yang badannya kuat namun hatinya lemah. Keberanian itu adalah kuat dan kokohnya hati"

Majmu' Fatawa 28/158

‏قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :
" والشجاعة ليست هي قوة البدن وقد يكون الرجل قوي البدن ضعيف القلب؛ وإنما هي قوة القلب وثباته ".
📚مجموع الفتاوى (جـ٢٨صـ١٥٨)

https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1540076704986791940?t=C5PlD-zuZT-CoKuKernlXg&s=19

Jumat, 24 Juni 2022

JIKA ENGKAU BERMIMPI MELIHAT DIRIMU TELANJANG

Syaikh Ibnu Utsaimin -rahimahullah- berkata:

"Sebagian ahli tafsir mimpi mengatakan: Jika seseorang bermimpi melihat dirinya telanjang maka dia perlu banyak-banyak beristighfar karena hal itu pertanda ketaqwaannya menurun. Taqwa adalah pakaian (bagi seseorang)"

Syarah Riyadhus Shalihin 2/129


قـال ابن عثيمين رحمه الله :

ذكَرَ بعضُ العابرينَ للرؤيا أنَّ الإنسانَ إذا رأى نفْسَه في المنام عارياً فإنه يحتاجُ إلى كثرة الاستغفار ، لأن هذا دليلٌ على نُقْصان تقواهُ ، فإنَّ التقوى لباس. 

📚[شرح رياض الصالحين (م٢، ص١٢٩)].

#mintobasuki #santrimintobasuki

Kamis, 23 Juni 2022

AKHLAK BAIK KEPADA ALLAH DAN KEPADA SESAMA MANUSIA

Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:
 حُسْنُ الْخُلُقِ، وَالإِثْمُ مَا حَاكَ فِيْ نَفْسِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ
"Kebajikan adalah akhlak yang baik dan dosa adalah sesuatu yang meresahkan jiwamu dan engkau tidak ingin diketahui manusia" (HR Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahulloh memberikan penjelasan hadits ini:

Sabda Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda: 
حُسْنُ الْخُلُقِ
"Akhlak yang baik" yaitu akhlak baik kepada Allah dan kepada manusia. Adapun akhlak baik kepada Allah adalah dengan menerima hukum-hukum syariatNya dengan ridha dan penuh ketundukkan tanpa ada rasa sempit dan sesak dalam jiwanya. Jika Dia memerintahkanmu untuk sholat, zakat, puasa atau pun selainnya maka engkau menerimanya dengan dada yang lapang.

Dan juga berakhlak baik kepada Allah  dalam ketetapan takdirNya. Seseorang tidak selamanya gembira. Terkadang terjadi sesuatu yang membuatnya sedih dalam urusan hartanya, keluarganya,  dirinya sendiri ataupun di masyarakatnya. Dan yang menakdirkannya  adalah Allah -azza wa jalla-. Maka engkau berakhlak baik kepada Allah dan melaksanakan hal yang diperintahkannya serta menjauhi perkara-perkara yang dilarangnya.

Adapun berakhlak baik kepada manusia maka telah berlalu penjelasannya yaitu: bersungguh-sungguh dalam membantu, menahan diri tidak mengganggunya, sabar dengan gangguannya dan wajah yang cerah".

Diterjemahkan dari Syarah Al Arba'in An Nawawiyah hal 324 karya Syaikh Utsaimin rahimahulloh. 

Rabu, 15 Juni 2022

AKHLAK BAIK KEPADA ORANG LAIN

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahulloh berkata: 
"Ilmu Syar'i mengajarkan akhlak mulia berupa kejujuran,  menepati janji dan mencintai kebaikan untuk orang-orang yang beriman sampai Nabi shollallohu alaihi wa sallam bersabda:
لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه
"Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan sempurna) sampai dia menyukai untuk saudaranya sebagaimana dia menyukai untuk dirinya sendiri" (HR Bukhari dan Muslim)
Nabi shollallohu alaihi wa sallam juga bersabda:
من أحب أن يزحزح عن النار ويدخل الجنة فلتأته منيته وهو يؤمن بالله ‏واليوم الآخر، وليأت إلى الناس ما يحب أن يؤتى إليه
"Siapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan dimasukkan surga hendaklah dia mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari kiamat, dan hendaklah dia berperilaku kepada orang lain sebagaimana dia suka diperlakukan oleh orang lain" (HR Muslim)

Kitabul Ilmi 37

‏قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله
العلم الشرعي يدعو إلى كل خلق فاضل من الصدق، والوفاء ومحبة الخير للمؤمنين حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم: "لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه" وقال عليه الصلاة والسلام: "من أحب أن يزحزح عن النار ويدخل الجنة فلتأته منيته وهو يؤمن بالله ‏واليوم الآخر، وليأت إلى الناس ما يحب أن يؤتى إليه".

📚(كتاب العلم / ص37).

https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1536439120121286660?t=Wz_3armYmweZW4DKsoRjtw&s=19